Monday, November 21, 2016

Resume Pertemuan 6 Sistem Informasi Geografis

Shapefile Phyton

Membuat data geometri shapefile
  • --Buka cmd kemudian python
  • --import shapefile
  • --sf = shapefile.Writer(shapeType=1)
  • --sf.shapeType 
  • --sf.field('NAMA','A','30')
  • --sf.field('PEMILIK','A','30')
  • --sf.record('TOKO','Markonah')
  • --sf.point(10,10,0,0) atau --sf.polygon(10,10,0,0) 
  • --sf.save('toko.shp') 
Mengedit data geometri shapefile:
  • --Buka python
  • --import shapefile
  • --sf = shapefile.Editor(shapefile='toko.shp')
  • --sf.point(19,19,0,0)
  • --sf.record('Toko Sembako','Komariah')
  • --sf.save('toko')
Menghapus data geometri shapefile:
  • --Buka python 
  • --import shapefile
  • --e = shapefile.Editor('toko.shp')
  • --e.shape(3) //untuk (3) ..pada pemilihan record
  • --e.delete(3)
  • --e.save('toko')
Menampilkan data geometri shapefile:
  • --Buka python di command prompt
  • --import shapefile
  • --sf = shapefile.Reader('toko.shp')
  • --sf.record() // semua record
  • --sf.record(0) // record ke 1
  • --sf.record(1) // record ke 2
  • --sf.shapes()(0).points // menampilkan

Github 
https://github.com/polarleaf/GIS/

Link Scan Plagiarism
https://drive.google.com/file/d/0B9frXx67PauPckdDV1ZzMWtLbW8/view

Referensi
https://en.wikipedia.org/wiki/Shapefile

Resume Sistem Keamanan Jaringan Pertemuan 6

Denial Of Service (DOS)


Denial of service atau DOS ini yaitu suatu jenis serangan yang bertujuan mencegah pengguna aslinya menggunakan atau menikmati layanan yang diberikan server. Server itu sesuai namanya, yang adalah layanan yang harus selalu siap melayani permintaan cient atau penggunanya, yang umumnya beroprasi 24/7 jam tanpa henti.


Umum nya ada dua cara melakukan DOS yaitu :
1. Mematikan Server : yaitu dengan membuat server shutdown, reboot, crash, ataupu not responding. Jadi serangan ini menghasilkan kerusakan yang sifatnya persisten artinya kondisi DoS akan tetap terjadi walaupun attacker sudah berhenti menyerang, server baru normal kembali setelah di-restart/reboot.
2. Menyibukkan Server
  • Tanpa bug/vulnerability : Menyerang dengan normal request/packet
  • Meng-exploit bug/vulnerability : jadi attacker memanfatkan bug yang membuat server berlebihan dalam menggunakan resource (cpu,memory,disk space dsb)
Jika yang melakukan request tidak hanya satu program pengirim permintaan tapi ada banyak program yang berjalan pengirim permintaan secara bersamaan, maka ini disebut dengan Distributed Denial Of Service (DDOS)

Github 
https://github.com/polarleaf/Sistem-Keamanan-Jaringan

Link Scan Plagiarism
https://drive.google.com/file/d/0B9frXx67PauPbXdsNUZ1Nlk0Vkk/view

Referensi
http://www.ilmuhacking.com/web-security/memahami-serangan-denial-of-service/

Monday, November 14, 2016

Resume Pertemuan 5 Sistem Keamanan Jaringan

Spoofing 


Spoofing yaitu suatu teknik teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya “hal ini biasanya dilakukan oleh seorang hacker atau cracker”. 

ARP Spoofing adalah konsep dari serangan penyadapan diantara terhadap dua mesin yang sedang berkomunikasi atau yang disebut dengan Man In The Middle Attack.

DNS Spoofing merupakan proses mengambil nama DNS dari sistem lain dengan membahayakan domain server suatu domain yang sah.

IP-Spoofing adalah serangan teknis yang rumit yant terdiri dari beberapa komponen. Ini adalah eksploitasi keamanan yang bekerja dengan menipu komputer dalam hubungan kepercayaan bahwa anda adalah orang lain. Terdapat banyak makalah ditulis oleh daemon9, route, dan infinity di Volume Seven, Issue Fourty-Eight majalah Phrack.

Identify Spoofing adalah suatu tindakan penyusupan dengan menggunakan identitas resmi secara ilegal. Dengan menggunakan identitas tersebut, penyusup akan dapat mengakses segala sesuatu dalam jaringan.

Teknik pencegahan, Memasang Filter di Router – dengan memanfaatkan ”ingress dan engress filtering” pada router merupakan langkah pertama dalam mempertahankan diri dari spoofing juga diusahakan tidak menerima jaringan apapun yang membuat statis yang tak bisa di ubah.

Referensi

Link Scan Plagiarism
https://drive.google.com/file/d/0B9frXx67PauPaHY1N1VacTBwSGs/view
Github
https://github.com/polarleaf/Sistem-Keamanan-Jaringan


Resume Pertemuan 5 Sistem Informasi Geografis

Shapefile


Shapefile merupakan sebuah format dari data geospasial atau topologi tersebut yang menyimpan data geografis suatu lokasi dan informasi. Dimana kita juga bisa menggunakannya pada phyton.

Data Shape file berbentuk .shp ada juga .dbf

Cara Membaca shp
-          import shapefile
-          sf = shapefile.Reader(“namafile.shp”)
-          sf.shapes()
-          a = sf.shapes()
-          print len(a)

Cara Membaca dbf

-          import shapefile
-          sf.records()
-          sf.records(n)

Shape file yang merupakan standar file Vektor geospasila adalah data yang dikeluarkan secara resmi oleh ESRI.

Data Geometri adalah Data koordinat yang membentuk bangun datar/ruang diantaranya
1. Point/titik, yang memiliki nomor standar 
2.  Line/polyline/garis, yang memiliki nomor standar 
3. Polygon, yang memiliki nomor standar

Cara menambahka record pada shapefile
-  Pada Point = ‘a.point(x,y)’ atau ‘a.point(x,y,0,0)’ dengan domain x dan y adalah koordinat
-  Pada Polyline = ‘a.poly(shapefile=3,parts=[[[x1,y1,z1,w1],[ x2,y2,z2,w2],[……]]])’
-  Pada Polygon = ‘a.poly)shapefile=5,parts=[[[…….],[…….]]])’

Link scan plagiarism : https://drive.google.com/file/d/0B9frXx67PauPRHo4TE9qUU9XUmc/view?usp=drive_web
Github : https://github.com/polarleaf/GIS/

Wednesday, November 9, 2016

Sistem Informasi Geografis Resume 4

Retrieve, Shapefile, dan shp/dbf


Retrieve merupakan salah satu bagian dari manipulasi data yang digunakan untuk melihat isi dari data geospasial yang berbentuk shapefile. dan merupakan salah satu cara untuk kita melakukan record dari file shp dimana kita bisa melakukan select maupun view.

Shapefile merupakan sebuah format dari data geospasial atau topologi tersebut yang menyimpan data geografis suatu lokasi dan informasi.

Cara Membaca shp
-          import shapefile
-          sf = shapefile.Reader(“namafile.shp”)
-          sf.shapes()
-          a = sf.shapes()
-          print len(a)

Cara Membaca dbf

-          import shapefile
-          sf.records()
-          sf.records(n)

Github : https://github.com/polarleaf/GIS/

Link scan plagiarism : https://drive.google.com/file/d/0B9frXx67PauPRHo4TE9qUU9XUmc/view?usp=drive_web

Monday, November 7, 2016

Resume Keamanan Jaringan Pertemuan 4

Sniffing


Sniffing adalah sebuah proses dimana kita bisa membaca paket jaringan, ip address dari satu node ke node lain. Sniffing dari sniffer ini adalah sebuah penyadapan dalam komunikasi, atau keamanan jaringan. Sebagai metodenya sniffing menggunkan Interceping, yaitu mmelakukan proses masuk ke jaringan  dimana paket jaringan yang dituju melalui jalur jaringan itu.

Contoh Sniffing, misalnya dalam pengambilan username dan password ketika login didalam sistem yang ada. Kita haus terhubung terlebih dahulu dalam satu akses poin atau jaringan, setelah saling terhubung, sniffer yang ada akan bekerja dan membaca username serta password tersebut. Sniffer menyebabkannya hilannya privacy dan informasi penting tersebut

Tools yang digunakan seperti, TCP Dump, Socket Phyton, Wireshack, dll.

Pencegahan nya harus meningkatkan jaringan dalam keamanan. seperti http menjadi https, dan lain. lain.


GitHub : https://github.com/polarleaf/Sistem-Keamanan-Jaringan

Link Scan Plagiarism : https://drive.google.com/file/d/0B9frXx67PauPSi01Y0VDV0swMFk/view